Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Logical Agents

Contoh Proses Inferensi Menggunakan Algoritma Forward Chaining Dalam First Order Logic

Contoh proses inferensi (penarikan kesimpulan) menggunakan forward chaining dalam knowledge base yang menggunakan first order logic ( FOL ).  Misalkan ada knowledge base yang awalnya tersusun dari bahasa alami (dalam contoh ini menggunakan bahasa inggris) seperti berikut di bawah ini. Kemudian, bagaimana menyajikan knowledge base tersebut dalam bentuk first order logic ( FOL ) dan bagaimana proses membuktikan bahwa Col. West is criminal (Kolonel West adalah penjahat) dengan menggunakan algoritma forward chaining ?

Algoritma Backward Chaining Pada Agen Logika Dalam Kecerdasan Buatan

Algoritma backward-chaining , seperti tersirat dalam namanya, bekerja mundur dari query -nya. Jika query q diketahui true (benar), maka tidak ada proses yang perlu dikerjakan. Sebaliknya ( q belum diketahui tetapi ingin dibuktikan bahwa q adalah true ), algoritma ini akan berjalan untuk menemukan implikasi-implikasi dalam basis pengetahuan yang memiliki konklusi/kesimpulan-nya adalah q . Jika semua premis dari salah satu implikasi itu dapat dibuktikan true (benar) dengan backward chaining , maka q adalah true (benar). [lihat catatan di bagian bawah artikel tentang yang dimaksud implikasi, premis, dan konklusi]. 

Algoritma Forward Chaining Pada Agen Berbasis Logika Dalam Kecerdasan Buatan

Algoritma forward-chaining menentukan apakah suatu proposisi (kalimat) tunggal dengan simbol q — sebagai query — didaptkan bernilai  true (benar)   berdasarkan konsekwensi logis oleh suatu basis pengetahuan yang berisi klausa-klusa tertentu. Algoritma ini mulai prosesnya berawal dari fakta yang diketahui (fakta = proposisi/kalimat yang bernilai true, atau sering disebut dengan  literal positif, yaitu kalimat yang bukan negasi atau not dalam logika matematika) dalam basis pengetahuan. Jika semua premis implikasi diketahui, maka konklusi atau kesimpulan-nya ditambahkan ke sekumpulan fakta yang sudah diketahui [lihat catatan di bagian bawah artikel tentang yang dimaksud implikasi, premis, dan konklusi]. 

Agen Berbasis Pengetahuan (Knowledge Based Agents)

Apa yang dimaksud dengan Agen Berbasis Pengetahuan ( Knowledge-Based Agents ) dalam kecerdasan buatan? Kita sebagai manusia bisa tahu tentang banyak hal; dan apa yang kita ketahui membantu kita melakukan berbagai hal. Hal ini memang betul. Manusia membuat klaim yang kuat tentang bagaimana kecerdasan mereka bisa dicapai — bukan melulu dengan mekanisme refleks tetapi oleh proses penalaran yang berjalan pada representasi internal pengetahuan manusia. Dalam kecerdasan Buatan ( AI ), pendekatan kecerdasan ini diwujudkan dalam bentuk agen berbasis pengetahuan ( Knowledge Based Agents ).