Skip to main content

Posts

Showing posts with the label seri dasar akuntansi

Kas Kecil dan Neraca - Kas dan Pengendalian (3)

Mengapa perlu dibuat dana kas kecil? Akan mengadi sangat tidak praktis apabila perusahaan menggunakan cek atau transfer lewat rekening bank hanya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil, seperti misalnya untuk membeli perangko, vas bunga, alas meja yang ada di front office , membayar langganan koran, ongkos transport untuk menjenguk karyawan yang sakit, dan lain sebagainya. Pembayaran-pembayaran yang jumlahnya relatif kecil ini, yang sering terjadi, mungkin pada akhirnya juga dapat menjadi suatu jumlah tertentu yang cukup signifikan jika di total. Oleh sebab itu agar pengeluaran-pengeluaran ini juga dapat tetap dimonitor dengan baik maka pengendalian internal mutlak diperlukan, caranya adalah dengan membentuk sistem dana kas kecil.

Rekening, Cek dan Bilyet Giro - Kas dan Pengendalian - (2)

Apa manfaat dari penggunaan rekening bank? Sebagian besar dari kita hampir dapat dipastikan sudah tidak asing dengan rekening bank. Penggunaan rekening bank sangat efektif terutama dalam menunjang pengendalian atas kas. Perusahaan dapat mengamankan kas nya dengan cara menyimpannya di bank. Selain itu, seringkali perusahaan memanfaatkan cek atau transfer uang lewat rekening bank untuk melakukan pembayaran kas. Pemanfaatan rekening bank dapat mengurangi jumlah uang kas yang harus dibawa kesana kemari, sekaligus memperkecil risiko terjadinya kehilangan atas uang kas. Di samping itu, dengan rekening bank memungkinkan pencatatan berganda atas seluruh transaksi perusahaan yang melalui bank; transaksi dicatat oleh perusahaan dan juga sekaligus bank. Hubungan yang ada antara deposan (depositor) dengan bank (depository) adalah hubungan timbal balik. Setiap kali deposan menyetor uang ke bank maka hal ini merupakan kewajiban bagi bank, sebaliknya jika deposan melakukan penarikan uang mak...

Kas dan Pengendalian - (1)

Tujuan dari pengendalian internal (internal control) adalah untuk memberikan jaminan yang memadai bahwa: aktiva yang dimiliki oleh perusahaan telah diamankan sebagaimana mestinya dan hanya digunakan untuk kepentingan perusahaan semata, bukan untuk kepentingan individu (perorangan) oknum karyawan tertentu. Dengan demikian, pengendalian internal diterapkan supaya seluruh aktiva perusahaan dapat terlindungi dengan baik dari tindakan penyelewengan, pencurian, dan penyalahgunaan yang tidak sesuai dengan wewenangnya dan kepentingan perusahaan. informasi akuntansi perusahaan tersedia secara akurat dan dapat diandalkan. Ini dilakukan dengan cara memperkecil risiko baik atas salah saji laporan keuangan yang disengaja (kecurangan) maupun yang tidak disengaja (kelalaian). karyawan telah mentaati hukum dan peraturan. Yang dimaksud dengan ketentuan di sini bisa saja meliputi kebijakan manajemen (perusahaan), peraturan di bidang perpajakan, pasar modal, hukum bisnis, undang-undang anti kor...

Keuntungan Obligasi Dibandingkan Saham Dari Sisi Debitur

Dari sisi debitur, pendanaan atau pembiayaan dengan cara menerbitkan obligasi memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan menerbitkan saham. Beberapa keuntungan tersebut antara lain adalah:  kreditur (bondholders) tidaklah memiliki hak suara seperti halnya pemegang saham biasa, sehingga pemilik perusahaan tetap memiliki kendali penuh atas perusahaan. beban bunga yang dibayarkan atas utang obligasi dapat dikurangkan untuk tujuan pajak (dengan kata lain, beban bunga akan mengurangi laba bersih, yang pada akhirnya memperkecil pajak laba perusahaan), sedangkan deviden yang dibagikan kepada para pemegang saham tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak (ingat bahwa deviden bukanlah merupakan komponen penentu besarnya laba rugi).  menghasilkan laba per lembar saham biasa yang lebih besar, karena jika pendanaan dilakukan dengan cara menerbitkan saham biasa maka jumlah lembar saham biasa yang beredar akan menjadi bertambah dan oleh sebab itu per lembar saham biasa akan m...

Rekening Koran vs Rekening Tabungan - Kas dan Pengendalian - (4)

Rekening koran memuat hal yang sama dengan buku tabungan. Di dalamnya, sama-sama memuat mengenai tanggal dan sandi transaksi, mutasi debet, mutasi kredit, dan saldo. Bedanya adalah kalau buku tabungan dibuka untuk nasabah (deposan) perorangan, sedangkan rekening koran untuk nasabah korporat.  Nasabah perorangan biasanya akan mendatangi bank bersangkutan untuk mencetak setiap transaksi bank yang terjadi ke dalam buku tabungan, sedangkan untuk nasabah korporat, biasanya rekening koran yang memuat transaksi bulanan akan dikirim langsung oleh bank ke nasabah bersangkutan. Khusus untuk rekening koran (laporan yang memuat rincian atas transaksi rekening giro), seluruh penarikan kas harus dilakukan dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Berbeda dengan buku tabungan (yang memuat rincian atas transaksi rekening tabungan), penarikan kas dapat dilakukan seperti biasanya (menggunakan slip penarikan) dan tidak menggunakan cek atas bilyet giro. [ Baca juga: Perbedaan Cek dan Bilyet Gir...

Pekerjaan atau Profesi yang Berkaitan Dengan Akuntansi

Pekerjaan atau profesi apa saja yang berkaitan dengan bidang akuntansi? Berbagai macam jenis pekerjaan atau profesi yang ada dalam bidang akuntansi adalah: Pemeriksaan Eksternal (External Auditing): dilakukan oleh akuntan publik atau auditor eksternal, yang memberikan opini mengenai kewajaran laporan keuangan klien. Dalam opininya, auditor menyatakan apakah laporan keuangan yang diperiksanya bebas atau mengandung salah saji yang material dan apakah laporan keuangan sudah disusun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Laporan keuangan klien merupakan tanggung jawab manajemen klien, bukan tanggung jawab akuntan publik. Akuntan publik tidak memberikan jaminan penun (garansi) tetapi hanya memberikan keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan yang diperiksanya bebas dari salah saji yang material. Pemeriksaan eksternal ini sering dinamakan sebagai public accounting. [ Baca juga: Pekerjaan Akuntan (Akuntansi) Yang Terkait Sistem Informasi ] Akuntansi Umum (G...

Tujuan Utama Suatu Perusahaan

Perusahaan adalah suatu organisasi yang beroperasi dengan tujuan menghasilkan keuntungan dengan cara menjual produk entah berupa barang atau jasa kepada para pelanggannya.  Tujuan utama operasional perusahaan adalah untuk memaksimalkan keuntungan atau profit. Selain itu, ada beberapa jenis organisasi yang dalam menjalankan kegiatan usahanya lebih berfokus pada pelayanan sosial secara maksimal kepada masyarakat. Jenis organisasi ini disebut dengan organisasi nir-laba (non profit) atau lembaga swadaya masyarakat. Contoh organisasi nir-laba adalah yayasan rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, lsm) dan badan-badan atau instansi pemerintah. diambil dari 225 soal jawab akuntansi dasar, Hery S.E., M.Si