Skip to main content

Posts

Konsep Ketergantungan Fungsional, Ketergantungan Transitif, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut. Dalam posting tulisan ini, kita akan mempelajari bagaimana melakukan proses normalisasi dalam perancangan sistem basis data. Sebelum melakukan proses normalisasi kita perlu mempelajari dan memahami suatu konsep penting yang mendasari proses normalisasi, yaitu ketergantungan fungsional ( functional dependecies ) dan  ketergantungan transitif (transitive dependencies) antar atribut dalam suatu relasi. [ Baca juga: Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF ] Memahami Functional Dependency (Ketergantungan Fungsional) Antar Atribut dalam Suatu Relasi  Konsep penting yang menjadi dasar melakukan normalisasi relasi-relasi dalam perancangan sistem database adalah functional dependency atau keterga...

Kas Kecil dan Neraca - Kas dan Pengendalian (3)

Mengapa perlu dibuat dana kas kecil? Akan mengadi sangat tidak praktis apabila perusahaan menggunakan cek atau transfer lewat rekening bank hanya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil, seperti misalnya untuk membeli perangko, vas bunga, alas meja yang ada di front office , membayar langganan koran, ongkos transport untuk menjenguk karyawan yang sakit, dan lain sebagainya. Pembayaran-pembayaran yang jumlahnya relatif kecil ini, yang sering terjadi, mungkin pada akhirnya juga dapat menjadi suatu jumlah tertentu yang cukup signifikan jika di total. Oleh sebab itu agar pengeluaran-pengeluaran ini juga dapat tetap dimonitor dengan baik maka pengendalian internal mutlak diperlukan, caranya adalah dengan membentuk sistem dana kas kecil.

Rekening, Cek dan Bilyet Giro - Kas dan Pengendalian - (2)

Apa manfaat dari penggunaan rekening bank? Sebagian besar dari kita hampir dapat dipastikan sudah tidak asing dengan rekening bank. Penggunaan rekening bank sangat efektif terutama dalam menunjang pengendalian atas kas. Perusahaan dapat mengamankan kas nya dengan cara menyimpannya di bank. Selain itu, seringkali perusahaan memanfaatkan cek atau transfer uang lewat rekening bank untuk melakukan pembayaran kas. Pemanfaatan rekening bank dapat mengurangi jumlah uang kas yang harus dibawa kesana kemari, sekaligus memperkecil risiko terjadinya kehilangan atas uang kas. Di samping itu, dengan rekening bank memungkinkan pencatatan berganda atas seluruh transaksi perusahaan yang melalui bank; transaksi dicatat oleh perusahaan dan juga sekaligus bank. Hubungan yang ada antara deposan (depositor) dengan bank (depository) adalah hubungan timbal balik. Setiap kali deposan menyetor uang ke bank maka hal ini merupakan kewajiban bagi bank, sebaliknya jika deposan melakukan penarikan uang mak...

Kas dan Pengendalian - (1)

Tujuan dari pengendalian internal (internal control) adalah untuk memberikan jaminan yang memadai bahwa: aktiva yang dimiliki oleh perusahaan telah diamankan sebagaimana mestinya dan hanya digunakan untuk kepentingan perusahaan semata, bukan untuk kepentingan individu (perorangan) oknum karyawan tertentu. Dengan demikian, pengendalian internal diterapkan supaya seluruh aktiva perusahaan dapat terlindungi dengan baik dari tindakan penyelewengan, pencurian, dan penyalahgunaan yang tidak sesuai dengan wewenangnya dan kepentingan perusahaan. informasi akuntansi perusahaan tersedia secara akurat dan dapat diandalkan. Ini dilakukan dengan cara memperkecil risiko baik atas salah saji laporan keuangan yang disengaja (kecurangan) maupun yang tidak disengaja (kelalaian). karyawan telah mentaati hukum dan peraturan. Yang dimaksud dengan ketentuan di sini bisa saja meliputi kebijakan manajemen (perusahaan), peraturan di bidang perpajakan, pasar modal, hukum bisnis, undang-undang anti kor...

Kisah Sukses Web Mining - Seri Text Mining dan Web Mining (9)

Ask.com adalah salah satu search engine yang terkenal. Ask.com percaya bahwa komponen mendasar dari kesuksesannya terletak pada kemampuannya untuk memberikan secara konsisten hasil pencarian yang lebih baik. Namun, menentukan kualitas hasil pencarian adalah sesuatu yang mustahil  untuk diukur secara akurat dengan menggunakan ukuran-ukuran kuantitatif seperti click-through rate, abandonment (hasil pencarian yang tidak di-klik atau ditindklanjuti), dan frekwensi pencarian; sepertinya diperlukan ukuran-ukuran kuantitatif dan kualitatif tambahan. Dengan men-survey secara regular pengunjungnya, ask.com menggunakan kombinasi ukuran-ukuran kualitatif fan kuantitatif sebagai dasar indikator kinerja, seperti “jumlah persen pengguna yang mengatakan bahwa mereka menemukan apa yang mereka cari”, selain menggunakan survey dengan pertanyaan terbuka untuk mengevaluasi pengalaman pengguna. Dengan menyatukan data kuantitatif dan kualitatif, ask.com bisa memvalidasi perubahannya ke desain 3D mere...

Penambangan Penggunaan Web (Web Usage Mining) - Seri Text Mining dan Web Mining (8)

Penambangan penggunaan web (web usage mining) adalah proses mengekstral informasi yang berasal dari data yang dihasilkan dari kunjungan dan transaksi di halaman-halaman web. Masand (pakar web mining) mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga jenis data yang dihasilkan dari kunjungan di web: Data yang secara otomatis dihasilkan dan disimpan dalam bentuk log akses ke server, log perujuk (link yang merujuk), log tentang agent (browser),  dan cookie di komputer klien Profile user Metadata, seperti atribut halaman, atribut konten, dan data penggunaan web. [ Baca juga tentang Metadata di dalam data warehouse dan apa isinya ]

Penambangan Konten Web dan Struktur Web - Seri Text Mining dan Web Mining (7)

Penambangan Konten Web (web content mining) mengacu ke suatu ekstraksi informasi yang memberi manfaat dari berbagai halaman web. Dokumen bisa diekstrak dalam suatu format yang bisa dibaca oleh mesin sehingga teknik-teknik yang ter-otomatisasi bisa menghasilkan suatu informasi tentang halaman-halaman web tersebut. Web crawler digunakan untuk membaca melalui konten suatu web secara otomatis. Informasi yang dikumpulkan mungkin memasukkan karakteristik dokumen yang mirip dengan apa yang digunakan dalam text mining ,  tetapi mungkin memasukkan konsep tambahan, seperti hirarki dokumen. Penambangan konten web (web content mining) juga bisa digunakan untuk meningkatkan hasil yang dibuat oleh mesin pencari (search engine). Contohnya, Turetken dan Sharda (pakar data mining), menjelaskan suatu sistem visualisasi yang mengambil hasil suatu pencarian dari search engine seperti Google, membaca 100 dokumen teratas, meng-cluster dokumen-dokumen tersebut dengan memprosesnya dengan mengguna...