Skip to main content

Review Topik Pemodelan dan Analisa: Analisa Keputusan Dengan Tabel Keputusan Dan Pohon Keputusan

1. Apa yang dimaksud dengan tabel keputusan (decision table)?

Tabel keputusan adalah cara untuk mengorganisasi informasi secara sistematis (dalam bentuk seperti tabel) supaya siap untuk dianalisis. Biasanya, keputusan ditampilkan di sepanjang satu sumbu (misalnya secara vertikal), dan kondisi alami nya berada di sisi lainnya (horizontal). Berbagai macam hasil yang dapat dihasilkan dari keputusan apapun, dengan ditentukan kondisi alaminya, kemudian dapat dengan mudah dilihat dalam satu kolom (atau baris).

2. Apa yang dimaksud dengan pohon keputusan (decision tree)?

Pohon keputusan adalah representasi lain dari situasi pengambilan keputusan, di mana pilihan dan keadaan alaminya ditunjukkan sebagai node-node sepanjang cabang-cabang pohon. Berbagai macam hasil yang dapat dihasilkan dari keputusan apapun, dengan ditentukan keadaan alaminya, kemudian dapat dengan mudah dilihat dengan mengikuti semua cabang-cabang dari keputusan hingga ujung akhir.

3. Bagaimana pohon keputusan digunakan dalam pengambilan keputusan?

Dengan menunjukkan ke si pembuat keputusan hasil yang mungkin yang dihasilkan dari pilihan yang diberikan, pohon keputusan memberikan informasi ke si pengambil keputusan dan  kemudian digunakan untuk membandingkan berbagai pilihan.

4. Apa yang dimaksud dengan memiliki banyak tujuan?

Memiliki banyak tujuan berarti bahwa si pembuat keputusan berharap untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari beberapa faktor, yang semuanya tergantung pada keputusan yang akan dibuat. Misalnya, seorang siswa mungkin ingin menemukan seorang instruktur yang menghibur, memiliki reputasi yang baik dalam mengajar, mendapatkan nilai dengan mudah, memberikan sedikit pekerjaan rumah, dan yang memiliki jadwal pertemuan yang cocok. Ini akan sulit, atau mungkin malah tidak mungkin, untuk mencapai semua itu pada saat yang bersamaan. Banyak tujuan memerlukan kemauan untuk dikompromikan.

Daftar link terkait review topik: pemodelan dan analisa:

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Binding dalam Bahasa Pemrograman dan Kapan Terjadinya

Binding dimaksudkan sebagai pengikatan (association) antara suatu entity dengan atributnya, misalnya binding/pengikatan antara suatu variable dengan tipe datanya atau dengan nilainya, atau dapat juga antara suatu operasi dengan simbol, misalnya simbol + dikenali sebagai operasi penjumlahan atau simbol ^ dikenali sebagai operasi pangkat, dll.  Peristiwa binding dan kapan terjadinya binding (biasanya disebut dengan binding time ) berperan penting dalam membicarakan semantics suatu bahasa pemrograman. Beberapa kemungkinan binding time adalah:

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]