Skip to main content

Pengertian Komunikasi untuk Pengembangan

Komunikasi untuk Pengembangan (atau Communication for Development) mengacu pada penerapan strategi dan prinsip-prinsip komunikasi di negara berkembang menuju demokrasi politik, meningkatnya tingkat produktivitas dan industrialisasi, tingkat melek huruf yang tinggi, dan harapan hidup yang lebih panjang. Secara khusus, inisiatif ini mempromosikan pertumbuhan politik, ekonomi dan pendidikan.

Ada empat fungsi dari Komunikasi untuk Pengembangan :
  • Memfasilitasi akses terhadap informasi
  • Menstimulasi partisipasi masyarakat
  • Memberdayakan orang
  • Mempengaruhi kebijakan publik


Beberapa Contoh

Sayangnya agak sulit menemukan contoh komunikasi untuk pengembangan melalui media sosial di Indonesia. Hanya ada beberapa contoh yang bisa disebutkan misalnya channel media sosial (youtube, facebook, instagram) dari Indonesian Youth & Sinergi Muda Indonesia. Channel youtube dari Presiden Jokowi juga bisa menjadi contoh yang bagus sebagai bentuk komunikasi untuk pengembangan (termasuk facebook, instagram dan twitter-nya). Beberapa aktivitas melalui media sosial d Indonesia untuk komunikasi jenis ini masih dilakukan secara sporadis oleh individu-individu dan masih kurang terupdate secara sistematis. Jika ada yang ingin memberi tambahan contoh lain untuk konteks indonesia, bisa menuliskannya di kolom komentar 😊😊

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Binding dalam Bahasa Pemrograman dan Kapan Terjadinya

Binding dimaksudkan sebagai pengikatan (association) antara suatu entity dengan atributnya, misalnya binding/pengikatan antara suatu variable dengan tipe datanya atau dengan nilainya, atau dapat juga antara suatu operasi dengan simbol, misalnya simbol + dikenali sebagai operasi penjumlahan atau simbol ^ dikenali sebagai operasi pangkat, dll.  Peristiwa binding dan kapan terjadinya binding (biasanya disebut dengan binding time ) berperan penting dalam membicarakan semantics suatu bahasa pemrograman. Beberapa kemungkinan binding time adalah:

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]