Skip to main content

Review tentang: Aktivitas dalam Knowledge Management


Mengapa perusahaan perlu inisiatif untuk Knowledge Management (KM)?
Karena Knowledge Management (KM) sangat bermanfaat, dan hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya.
Knowledge Management (KM) pada era kini lebih bermanfaat dibandingkan dengan masa lalu karena adanya kompetisi yang semakin kental, pasar global, dan (sebagian karena) meningkatnya mobilitas pekerjaan individu.

Apakah  proses yang terjadi dalam knowledge creation?
Knowledge creation adalah pembentukan wawasan baru, ide-ide baru, atau rutinitas-rutinitas baru. Hal tersebut adalah interaksi antara tacit dan explicit knowledge, seperti spiral yang terus berkembang, knowledge juga selalu berkembang diantara berbagai level individu, kelompok, dan organisasi. Ada empat jenis mode dalam knowledge creation:
Socialization: mengubah tacit knowledge menjadi tacit knowledge yang baru melalui interaksi sosial dan pengalaman bersama diantara anggota organisasi.
Combination: menciptakan explicit knowledge baru dengan cara memadukan, mengkategorikan, mengklasifikasikan ulang, dan mensintesakan explicit knowledge yang sudah ada.
Externalization: mengubah tacit knowledge menjadi explicit knowledge yang baru.
Internalization: menciptakan tacit knowledge baru yang berasal dari explicit knowledge.

Apa karakter dalam proses knowledge sharing?
Terjadi bila ada kepercayaan, kepedulian atau minat, dan bahasa bersama yang sama
Perlu akses ke para anggota yang berpengetahuan luas
Perlu suatu kultur yang ditandai dengan otonomi, redundancy, keragaman keperluan, keinginan, dan fluktuasi

Apakah yang dimaksud dengan knowledge seeking (atau knowledge sourcing)?
Proses pencarian dan penggunan akan knowledge internal organisasi.

Comments

Popular posts from this blog

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Sekilas Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD)

Contoh flowchart dansymbol-symbolnya Flowcharting (1st documentation tool): Alternatif untuk dokumentasi narative yang panjang (who, what, when, where of the system) Lebih fokus ke aspek physical dari proses dan aliran informasi dibandingkan dengan aspek konseptual Digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan sistem informasi atau hanya sebagian saja. Keseluruhan sistem terdiri dari input, proses manual/komputer, output. Output bisa dibagikan ke para pengguna untuk membantu pengambilan keputusan atau bisa juga digunakan untuk input dalam proses selanjutnya. Berbagai macam jenis flowcharts adalah seperti berikut: Systems Flowcharts : menggambarkan keseluruhan konfigurasi sistem, termasuk dokumen, aliran data, dan proses suatu sistem. Document/procedure flowcharts: menggambarkan pembuatan dokumen, aliran, dan tujuan dokumen di dalam sistem dan prosedur-prosedur yang dilaksanakan di dalamnya. Hardware flowcharts: menggambarkan konfigurasi hardware suatu sistem Program f...