Skip to main content

Review Topik: Hardware Sistem Pendukung Keputusan

1. Mengapa pilihan-pilihan hardware dan software SPK/DSS seringkali didasarkan pada sistem yang sedang berjalan pada perusahaan?

Kebanyakan MSS (management support systems), termasuk SPK/DSS, menggunakan hardware standar. Sistem-sistem itu biasanya tidak menganjurkan akuisisi sistem baru yang dioptimalkan untuk kebutuhan mereka. Akuisisi baru terbatas pada hardware dan software yang spesifi pada SPK/DSS, seperti storage untuk data warehouse atau paket perangkat lunak prediksi.

2. Apasaja PC dan perangkat mobile yang bisa digunakan si pengambil keputusan untuk tersambung ke suatu SPK/DSS?

Semua PC, apakah itu Windows, Mac OS atau Linux, mendukung browser Web dan karena itu dapat terhubung ke SPK/DSS berbasis Web. Perangkat mobile termasuk laptop menggunakan salah satu OS di atas, PDA (biasanya menjalankan Windows CE atau Palm OS) dan ponsel juga bisa.

3. Apa saja pilihan perangkat keras yang potensial untuk implementasi SPK/DSS?

SPK/DSS itu sendiri dapat berjalan pada sistem klien, pada server (tujuan umum atau server aplikasi khusus) atau pada mainframe. Model-model yang kompleks biasanya berjalan pada hardware yang cepat, yang tidak termasuk sebagian besar PC.

4. Apa saja alasan mengapa Web digunakan untuk pengembangan dan penerapan SPK/DSS?

Hal ini sangat familiar bagi pengguna, yaitu karena mendukung antarmuka browser yang sudah populer, didukung oleh berbagai macam tool perangkat lunak, memfasilitasi komunikasi antara bagian-bagian dari SPK/DSS yang ditempatkan di komputer-komputer yang berbeda, dan dapat diakses dari mana pun pengguna berada.

Daftar link terkait review topik: Konsep Sistem Pendukung Keputusan, Metodologi, dan Teknologi:

Comments

Popular posts from this blog

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Sekilas Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD)

Contoh flowchart dansymbol-symbolnya Flowcharting (1st documentation tool): Alternatif untuk dokumentasi narative yang panjang (who, what, when, where of the system) Lebih fokus ke aspek physical dari proses dan aliran informasi dibandingkan dengan aspek konseptual Digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan sistem informasi atau hanya sebagian saja. Keseluruhan sistem terdiri dari input, proses manual/komputer, output. Output bisa dibagikan ke para pengguna untuk membantu pengambilan keputusan atau bisa juga digunakan untuk input dalam proses selanjutnya. Berbagai macam jenis flowcharts adalah seperti berikut: Systems Flowcharts : menggambarkan keseluruhan konfigurasi sistem, termasuk dokumen, aliran data, dan proses suatu sistem. Document/procedure flowcharts: menggambarkan pembuatan dokumen, aliran, dan tujuan dokumen di dalam sistem dan prosedur-prosedur yang dilaksanakan di dalamnya. Hardware flowcharts: menggambarkan konfigurasi hardware suatu sistem Program f...