Skip to main content

Contoh Probabilitas dan Teorema Bayes - (2)

Marie akan menikah besok, dengan acara seremoni terbuka di padang pasir. Dalam beberapa tahun terakhir, hujan hanya terjadi 5 hari saja setiap tahun. Sayangnya, petugas cuaca telah memperkirakan bahwa besok akan hujan. Jika hujan benar-benar turun, petugas cuaca memprediksi dengan benar bahwa hujan turun 90% selama ini. Jika tidak turun hujan, dia salah memperkirakan hujan turun 10% selama ini. Berapa probabilitas bahwa hujan akan turun pada hari pernikahan Marie?



Solusi: sample space didefinisikan oleh dua event yang saling eksklusif yaitu, ā€œhujanā€ dan ā€œtidak hujanā€. Selain itu ada event yang ketiga, yaitu ketika si petugas peramal cuaca memprediksi bahwa besok akan hujan. Jadi notasi untuk semua event tersebut adalah sbb:. 
  • Event A1. Hujan pada saat pernikahan Marie.
  • Event A2. Tidak hujan pada saat pernikahan Marie.
  • Event B. Petugas memprediksi hujan.
Dalam hal probabilitas, kita memiliki data sbb: 
  • P( A1 ) = 5/365 = 0.0136985 [probabilitas hujan adalah 5 hari dalam setahun]
  • P( A2 ) = 360/365 = 0.9863014 [probabilitas tidak hujan adalah 360 hari dalam setahun]
  • P( B | A1 ) = 0.9 [probabilitas petugas memprediksi hujan dan benar terjadi]
  • P( B | A2 ) = 0.1 [probabilitas petugas memprediksi hujan dan salah (tidak terjadi)]
Kita ingin tahu berapa besar probabilitas terjadi hujan dengan memperhatikan data probabilitas petugas dalam memprediksi cuaca atau dengan kata lain P( A1 | B ). Dari teorema bayes bisa kita dapat tentukan sbb:


Catatan:
Rumus dan penjelasan teorema bayes yamg digunakan untuk solusi di atas adalah sbb:
penjelasan:
P(Hi | E) = Probabilitas bahwa hipotesis Hi benar jika diberi bukti E
P(E | Hi) = probabilitas bahwa bukti E muncul jika mengetahui hipotesis itu benar
P(Hi) = Probabilitas apriori adalah probabilitas bahwa hipotesis Hi muncul tanpa bukti
k = jumlah kemungkinan hipotesis

--o0o--


Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Binding dalam Bahasa Pemrograman dan Kapan Terjadinya

Binding dimaksudkan sebagai pengikatan (association) antara suatu entity dengan atributnya, misalnya binding/pengikatan antara suatu variable dengan tipe datanya atau dengan nilainya, atau dapat juga antara suatu operasi dengan simbol, misalnya simbol + dikenali sebagai operasi penjumlahan atau simbol ^ dikenali sebagai operasi pangkat, dll.  Peristiwa binding dan kapan terjadinya binding (biasanya disebut dengan binding time ) berperan penting dalam membicarakan semantics suatu bahasa pemrograman. Beberapa kemungkinan binding time adalah:

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF ā€“ 1NF ā€“ 2NF ā€“ dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: ā€œTujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Databaseā€ , kita sudah mempelajari tentang: ā€œApa itu normalisasiā€ dan ā€œMengapa kita perlu melakukan normalisasiā€. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: ā€œKonsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Databaseā€ , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Latihan Soal Jawab Matematika Diskrit

Berikut di bawah ini adalah latihan soal jawab untuk matematika diskrit dengan topik-topik: Pernyataan Logika Circuits dan Ekspresi Boolean Argumen (valid/tidak valid) Teori Himpunan Permutasi Fungsi --o0o-- Pernyataan Logika 1. Buatlah tabel kebenaran untuk menentukan yang mana tautology dan yang mana contradiction dalam pernyataan logika (a) dan (b) di bawah ini: a. (p āˆ§ q) āˆØ (āˆ¼p āˆØ (p āˆ§ āˆ¼q)) b.  (p āˆ§ āˆ¼q) āˆ§ (āˆ¼p āˆØ q)