Skip to main content

Metodologi vs Jenis Penelitian: Apa Bedanya?

Metodologi dan jenis penelitian adalah konsep yang berbeda dalam konteks penelitian, meskipun terkait.

  • Definisi: Metodologi mengacu pada keseluruhan strategi, kerangka kerja, atau pendekatan yang memandu penelitian. Ini mencakup filosofi dan prinsip yang mendasari yang menentukan bagaimana penelitian dilakukan, termasuk pilihan metode, desain penelitian, dan teknik analisis yang digunakan.
  • Fokus: Metodologi adalah tentang "bagaimana" dan "mengapa" melakukan penelitian. Ini memberikan justifikasi mengapa metode tertentu dipilih dan bagaimana mereka selaras dengan pertanyaan atau tujuan penelitian.
  • Contoh: Jika sebuah penelitian dirancang untuk mengeksplorasi pengalaman manusia, metodologi kualitatif seperti fenomenologi dapat dipilih karena berfokus pada pemahaman pengalaman hidup secara mendalam.
  • Definisi: Jenis penelitian mengacu pada berbagai kategori atau klasifikasi studi penelitian berdasarkan tujuan, sifat, atau cara mereka dilakukan. Ini termasuk perbedaan seperti penelitian dasar vs. terapan, penelitian kuantitatif vs. kualitatif, dan penelitian eksplorasi vs. penjelasan.
  • Fokus: Jenis penelitian adalah tentang "apa" penelitian. Mereka mengkategorikan studi berdasarkan tujuan, jenis data, atau pendekatan umum untuk menjawab pertanyaan penelitian.
  • Contoh: Penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang melibatkan pengumpulan data numerik dan menganalisisnya secara statistik, sedangkan penelitian kualitatif melibatkan pengumpulan data non-numerik untuk memahami konsep, pendapat, atau pengalaman.
Ringkasan Perbedaan:
  • Metodologi adalah pendekatan dan penalaran keseluruhan yang memandu proses penelitian, termasuk pilihan metode.
  • Jenis penelitian adalah kategori yang menggambarkan sifat, tujuan, atau pendekatan umum penelitian.
Intinya, metodologi menginformasikan jenis penelitian dengan memberikan alasan di balik pendekatan penelitian yang dipilih. Misalnya, jika jenis penelitian Anda kuantitatif, metodologi Anda mungkin mencakup survei atau eksperimen terstruktur dan metode analisis statistik.

Comments

Popular posts from this blog

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Sekilas Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD)

Contoh flowchart dansymbol-symbolnya Flowcharting (1st documentation tool): Alternatif untuk dokumentasi narative yang panjang (who, what, when, where of the system) Lebih fokus ke aspek physical dari proses dan aliran informasi dibandingkan dengan aspek konseptual Digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan sistem informasi atau hanya sebagian saja. Keseluruhan sistem terdiri dari input, proses manual/komputer, output. Output bisa dibagikan ke para pengguna untuk membantu pengambilan keputusan atau bisa juga digunakan untuk input dalam proses selanjutnya. Berbagai macam jenis flowcharts adalah seperti berikut: Systems Flowcharts : menggambarkan keseluruhan konfigurasi sistem, termasuk dokumen, aliran data, dan proses suatu sistem. Document/procedure flowcharts: menggambarkan pembuatan dokumen, aliran, dan tujuan dokumen di dalam sistem dan prosedur-prosedur yang dilaksanakan di dalamnya. Hardware flowcharts: menggambarkan konfigurasi hardware suatu sistem Program f...