Skip to main content

Beberapa Contoh Problem Bisnis Yang Menjadi Perhatian Dalam Big Data Analytics

Problem-problem bisnis utama yang menjadi perhatian dalam Big Data secara keseluruhan adalah efisiensi proses dan pengurangan biaya dan juga bagaimana meningkatkan pengalaman pelanggan, namun beberapa prioritas yang lain akan muncul ketika dilihat dari sisi industri. Efisiensi proses dan pengurangan biaya adalah problem bisnis yang umum dialami ketika menganalisa Big Data. 

Proses efisiensi dan pengurangan biaya barangkali ada diantara daftar problem utama yang menjadi perhatian dalam Big Data Analytics di industri manufaktur, pemerintahan, energi dan utilitas, komunikasi dan media, transport, dan sektor-sektor kesehatan. Pengalaman pelanggan yang selalu harus ditingkatkan mungkin akan menjadi salah satu problem utama di industri asuransi dan retail. Sedangkan manajemen risiko biasanya ada menjadi problem utama di industri perbankan dan pendidikan. Berikut di bawah ini adalah daftar problem bisnis yang menjadi perhatian dalam Big Data Analytics:
  • Efisiensi proses dan pengurangan biaya.
  • Manajemen 'brand'.
  • Optimasi pendapatan, cross-selling, dan up-selling
  • Pengalaman pelanggan yang selalu harus ditingkatkan
  • Identifikasi pelanggan yang tidak loyal (retensi), akuisisi pelanggan baru
  • Layanan pelanggan yang harus ditingkatkan
  • Identifikasi produk-produk baru dan peluang pasar
  • Manajemen risiko
  • Kepatuhan terhadap peraturan (pemerintah)
  • Kemampuan keamanan yang selalu harus ditingkatkan

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Binding dalam Bahasa Pemrograman dan Kapan Terjadinya

Binding dimaksudkan sebagai pengikatan (association) antara suatu entity dengan atributnya, misalnya binding/pengikatan antara suatu variable dengan tipe datanya atau dengan nilainya, atau dapat juga antara suatu operasi dengan simbol, misalnya simbol + dikenali sebagai operasi penjumlahan atau simbol ^ dikenali sebagai operasi pangkat, dll.  Peristiwa binding dan kapan terjadinya binding (biasanya disebut dengan binding time ) berperan penting dalam membicarakan semantics suatu bahasa pemrograman. Beberapa kemungkinan binding time adalah:

Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF

Dalam posting tulisan tentang: “Tujuan dan Manfaat Normalisasi dalam Perancangan Database” , kita sudah mempelajari tentang: “Apa itu normalisasi” dan “Mengapa kita perlu melakukan normalisasi”. Kedua pertanyaan itu sudah terjawab dalam tulisan tersebut.  Kemudian dalam posting tulisan tentang: “Konsep Ketergantungan Fungsional, Normalisasi, dan Identifikasi Primary Key dalam Perancangan Sistem Database” , kita sudah mempelajari suatu konsep penting yang digunakan untuk melakukan normalisasi, yaitu konsep ketergantungan fungsional yang terdiri dari ketergantungan penuh, ketergantungan parsial atau sebagian, dan ketergantungan transitif. Proses normalisasi pertama-tama dilakukan dengan mengidentifikasi adanya ketergantungan-ketergantungan tersebut dalam relasi-relasi dan kemudian menghilangkannya. Cara melakukan normalisasi, mengidentifikasi berbagai macam ketergantungan, dan menghilangkan ketergantungan pada relasi-relasi bisa dipelajari ulang dalam postingan tulisan d...

Proses dalam Data Mining - Seri Data Mining for Business Intelligence (5)

Proses dalam Data Mining Untuk melaksanakan project-project dalam Data Mining (DM) secara sistematis, suatu proses yang umum berlaku biasanya diterapkan. Berdasarkan ‘best practice’, para praktisi dan peneliti DM mengusulkan beberapa proses (workflow atau pendekatan step-by-step yang sederhana) untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam melaksanakan project-project DM. Usaha-usaha itu akhirnya menghasilkan beberapa proses yang dijadikan sebagai standard, beberapa diantaranya (yang paling popular) dibahas dalam bagian ini. [ Baca juga: Metode-metode dalam Data Mining ]